Amanatnews, Maninjau – 9 Desember 2025.Upaya membantu masyarakat terdampak bencana di sekitar Danau Maninjau dan kawasan Sungai Batang terus dilakukan oleh berbagai pihak. Pada Senin malam, tim relawan bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, DR. Ir. Reti Wafda, M.TP, menyalurkan bantuan logistik ke empat titik posko utama yang masih aktif melayani kebutuhan warga.
Lokasi tersebut meliputi Posko Dapur Masjid Bancah, Posko Dapur Ujung, Pondok Pesantren Prof. Buya Hamka, serta Dapur Kubu Gadang. Keempat posko ini menjadi pusat aktivitas warga yang terdampak dan terus membutuhkan dukungan logistik harian.Bantuan yang disalurkan kali ini adalah kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga maupun dapur umum.
Paket bantuan terdiri dari beras 80 kilogram, mie instan 20 dus, pampers 2 dus, makanan siap saji 2 dus, biskuit 2 dus, air mineral 20 dus, Rinso 4 dus, Wipol 4 dus, serta telur 15 papan. Seluruh bantuan didistribusikan menggunakan armada relawan dan dibagikan sesuai kebutuhan masing-masing posko agar tidak terjadi penumpukan di satu titik.
Kegiatan penyaluran ini dipimpin langsung oleh Hendri Gunawan dari MMNews yang sejak awal bencana turun langsung membantu warga. Ia memastikan bahwa pendataan kebutuhan benar-benar dilakukan sebelum proses distribusi dilakukan. Menurutnya, bantuan ini merupakan wujud solidaritas masyarakat Sumatera Barat untuk saling membantu saat bencana melanda.
“Alhamdulillah, bantuan hari ini dapat kita kirimkan kembali ke posko-posko yang masih membutuhkan. Semoga logistik ini bisa membantu dapur umum dan masyarakat yang terdampak. InsyaAllah kita akan terus memantau situasi sehingga distribusi berikutnya lebih tepat sasaran,” ungkap Hendri Gunawan.
Sementara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, DR. Ir. Reti Wafda, M.TP, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama para relawan, tokoh masyarakat, dan pihak swasta yang ikut terlibat. Ia menyebutkan bahwa koordinasi lapangan sangat penting dalam memastikan proses pemulihan berjalan efektif.
Kehadirannya di lokasi bencana juga dimaksudkan untuk melihat langsung kondisi terbaru dan mengidentifikasi kebutuhan tambahan warga.Saat ini, beberapa titik di sekitar Danau Maninjau dan Sungai Batang masih membutuhkan suplai logistik, terutama makanan, air bersih, dan perlengkapan kebersihan.
Para relawan berkomitmen untuk terus hadir di lapangan, memantau situasi, dan memastikan bantuan selalu sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan memperkuat semangat gotong royong di tengah musibah yang terjadi.

