Pasaman Barat, amanatnews.com – Harapan masyarakat Pasaman Barat untuk menikmati akses jalan yang lebih layak dan aman mulai menemukan titik terang. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan rehabilitasi ruas jalan strategis Padang Sawah–Kumpulan (P.008) yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Ruas jalan provinsi tersebut saat ini mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik. Kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, serta rawan genangan air saat musim hujan kerap dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan karena menghambat mobilitas serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Muzli M. Nur menyebut, pihaknya telah mendorong agar rehabilitasi jalan tersebut menjadi prioritas dalam alokasi anggaran pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan jalan Padang Sawah–Kumpulan memiliki nilai strategis karena menghubungkan kawasan-kawasan produktif yang menjadi sentra pertanian, perdagangan, dan distribusi hasil bumi masyarakat.
“Jalan ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi penggerak utama roda ekonomi masyarakat. Karena itu, rehabilitasi harus segera dilakukan agar aktivitas warga kembali lancar dan aman,” ujar Muzli.
Politisi yang dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat itu menjelaskan bahwa kerusakan jalan semakin memburuk akibat tingginya intensitas hujan, kondisi geografis yang menantang, serta tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, sejumlah segmen jalan mengalami penurunan kualitas yang signifikan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak lebih besar terhadap distribusi barang, hasil pertanian, hingga akses masyarakat menuju pusat layanan publik.
Selain menjadi akses utama bagi warga Pasaman Barat, ruas Padang Sawah–Kumpulan juga berperan penting sebagai jalur penghubung menuju wilayah perbatasan Sumatera Utara. Oleh karena itu, perbaikannya dinilai akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.
Muzli berharap rehabilitasi jalan dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
“Dengan kondisi jalan yang baik, distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, biaya transportasi bisa ditekan, keselamatan pengguna jalan meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga ikut terdorong,” katanya.
Masyarakat setempat menyambut baik perjuangan tersebut. Mereka berharap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan di daerah perbatasan tidak hanya menjadi wacana, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.
Perbaikan ruas Padang Sawah–Kumpulan diyakini tidak hanya akan membuka konektivitas yang lebih baik antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi di Pasaman Barat. Dengan dukungan DPRD Sumbar dan pemerintah daerah, masyarakat kini menanti realisasi rehabilitasi yang telah lama mereka harapkan. (Iwan)

