DKP Sumbar Gelar Aksi Bersih Pantai di Pasir Jambak, Bantu Nelayan Pascabanjir

Amanatnews, PADANG – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat kembali melaksanakan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Pasir Jambak, Kota Padang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan wilayah pesisir pascabanjir yang menyebabkan tumpukan puing kayu dan sampah besar di sepanjang garis pantai, yang menghambat aktivitas para nelayan untuk melaut.Aksi bersih pantai tersebut melibatkan jajaran DKP Sumbar bersama masyarakat, nelayan setempat, serta relawan. Sejak pagi hari, peserta kegiatan bahu-membahu mengangkat dan mengumpulkan puing-puing kayu, bambu, serta berbagai material sisa banjir yang terbawa arus sungai hingga ke pesisir.

Tumpukan material tersebut dinilai membahayakan perahu nelayan dan mengganggu akses keluar masuk kapal saat hendak melaut.Kepala DKP Sumbar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak bencana banjir yang dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Menurutnya, kelancaran aktivitas nelayan menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan mata pencaharian dan ketahanan ekonomi masyarakat.

“Puing kayu yang menumpuk di pantai sangat membahayakan. Selain mengganggu jalur perahu, juga berisiko merusak jaring dan mesin kapal nelayan. Karena itu, sesuai arahan Bapak Gubernur, kami turun langsung untuk membantu membersihkan pantai,” ujarnya.

Selain melakukan pembersihan pantai, DKP Sumbar juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada nelayan yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban nelayan dan keluarganya, terutama bagi mereka yang sementara waktu tidak dapat melaut akibat kondisi pantai yang belum sepenuhnya pulih.Para nelayan Pasir Jambak menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah.

Mereka mengaku sangat terbantu dengan aksi bersih pantai ini, karena selama beberapa hari terakhir aktivitas melaut menjadi terganggu akibat banyaknya puing kayu di sekitar bibir pantai.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen DKP Sumbar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

DKP Sumbar menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pantai Pasir Jambak kembali bersih, aman, dan dapat digunakan secara optimal oleh nelayan.Melalui aksi bersih pantai dan penyaluran bantuan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir kembali normal dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *