Muhammadiyah Sumatera Barat Sampaikan Himbauan Resmi Terkait Pemulihan Fasilitas Pendidikan dan Ibadah Terdampak Banjir

Amanatnews – Sumatera Barat kembali mengalami bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Agam dan sekitarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Muhammadiyah melalui Pos Komando Tanggap Bencana (Poskor), MDMC Sumatera Barat, bersama Lazismu Sumbar, mengeluarkan himbauan resmi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan perhatian serius terhadap fasilitas pendidikan dan rumah ibadah Muhammadiyah yang terdampak.

Dalam laporan yang diterima Poskor, beberapa fasilitas penting yang menjadi pusat pendidikan dan kegiatan sosial-keagamaan mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera. Di antaranya MD Aisyiyah Labuah, Mushalla Muhammadiyah Labuah, Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan Labuah, serta TK Muhammadiyah Kampung Tangah Salareh Aie di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Fasilitas tersebut selama ini menjadi tempat belajar ratusan anak dan lokasi kegiatan masyarakat setempat, sehingga kerusakan yang terjadi berdampak langsung terhadap aktivitas harian warga.

MDMC Sumatera Barat menegaskan bahwa kondisi lapangan menunjukkan perlunya intervensi cepat, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun rencana rehabilitasi jangka panjang. Sementara itu, Lazismu Sumbar telah membuka layanan donasi resmi untuk masyarakat yang ingin membantu pemulihan sarana pendidikan, ibadah, serta kebutuhan dasar warga terdampak.

Dengan slogan “Aksi Bersama untuk Sesama”, Lazismu menyediakan kanal donasi melalui rekening Danamon Syariah dengan konfirmasi melalui layanan pesan yang telah disiapkan.Melalui himbauan ini, Muhammadiyah Sumatera Barat meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk:

1. Melakukan pendataan cepat dan akurat terhadap fasilitas Muhammadiyah yang mengalami kerusakan.2. Memberikan dukungan logistik darurat, terutama kebutuhan pendidikan, sanitasi, dan perlengkapan ibadah.3. Mengalokasikan anggaran pemulihan infrastruktur bagi sekolah dan masjid yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.4. Berkolaborasi dengan MDMC dan Lazismu, yang sejak awal sudah berada di lapangan melakukan asesmen dan respon cepat.

Muhammadiyah menekankan bahwa kerja sama pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan, terutama karena fasilitas pendidikan dan ibadah memiliki peranan vital dalam menjaga keberlangsungan kehidupan sosial warga pasca bencana.

MDMC dan Lazismu Sumatera Barat juga mengajak masyarakat luas untuk terus memperkuat solidaritas, memperbanyak aksi nyata, dan menyalurkan bantuan melalui jalur resmi agar penanganan bencana lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan sinergi berbagai pihak, Muhammadiyah berharap proses pemulihan berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala dan pelayanan pendidikan serta dakwah dapat kembali berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *