PASAMAN – Krisis air bersih melanda RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Berdasarkan hasil pantauan langsung di lokasi, suplai air bersih di lingkungan rumah sakit dilaporkan mati total akibat kerusakan parah pada mesin pompa utama.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah fasilitas vital seperti MCK, kamar mandi, dan tempat cuci di berbagai ruangan tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Kondisi itu memunculkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan yang beraktivitas di rumah sakit.
Sejumlah keluarga pasien mengaku kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari selama mendampingi anggota keluarganya yang menjalani perawatan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman telah memberikan klarifikasi terkait gangguan layanan tersebut. Direktur PDAM menyampaikan bahwa persoalan tersebut bukan sepenuhnya disebabkan oleh jaringan distribusi PDAM, melainkan karena kerusakan mesin pompa milik rumah sakit yang mengakibatkan air tidak dapat didistribusikan ke fasilitas pelayanan.
Hingga berita ini diturunkan, pasokan air bersih di sejumlah titik, terutama MCK dan kamar mandi di lingkungan RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, masih belum kembali normal.
Masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien, berharap pihak manajemen rumah sakit segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki mesin pompa yang rusak agar pelayanan kesehatan tidak terganggu dan kebutuhan dasar berupa air bersih dapat kembali terpenuhi.
Amanatnews.com akan terus berupaya mengonfirmasi perkembangan penanganan gangguan ini kepada pihak RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping maupun Perumda Air Minum Tirta Saiyo Pasaman sebagai bentuk keberimbangan informasi kepada publik. (Iwan)

