AGAM, Amanatnews.com — Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Sumatera Barat II, H. Arisal Aziz, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Kali ini, ia menggulirkan Program 10.000 Bibit Pinang untuk Rakyat yang difokuskan di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Program tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi komoditas pinang yang memiliki nilai jual tinggi dan prospek pasar yang terus berkembang.
Pada tahap awal, sebanyak 10.000 bibit pinang disiapkan untuk ditanam. Program ini melibatkan 10 nagari di Kecamatan Tanjung Raya, dengan sekitar 3 hektare lahan yang telah dipersiapkan secara swadaya oleh masyarakat. Saat ini, proses pembuatan lubang tanam dan persiapan lahan terus dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal penanaman.
“Pinang bukan sekadar tanaman, tetapi investasi ekonomi masyarakat untuk masa depan yang lebih sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam program tersebut.
Beberapa wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan antara lain Nagari Duo Koto, Paninjauan, Koto Malintang, Sungai Batang, dan Tanjung Sani, serta sejumlah nagari lainnya di Kecamatan Tanjung Raya.
Program ini memiliki sejumlah tujuan strategis, yakni meremajakan tanaman pinang yang sudah tua dan tidak lagi produktif, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui komoditas bernilai ekonomi tinggi, memperkuat semangat gotong royong dalam pengelolaan pertanian, sekaligus membangun ketahanan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai bukan sekadar memberikan bantuan bibit, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian produktif. Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis komoditas lokal seperti pinang juga sejalan dengan berbagai program penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat.
Dengan mengusung semangat “Josal Peduli Rakyat, Hadir dan Bekerja untuk Masyarakat”, H. Arisal Aziz berharap program ini menjadi gerakan bersama yang mampu menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga petani.
**(Redaksi Amanatnews.com)**

