Amanatnews, Agam — Bencana galodo kembali melanda Jorong Pasar Maninjau, Kenagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Minggu (28/12/2025) siang.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan di sekitar Danau Maninjau sejak pagi hari memicu aliran material lumpur, pasir, dan bebatuan turun ke permukiman warga.Berdasarkan video yang diterima redaksi, terlihat air bercampur lumpur berwarna cokelat pekat mengalir deras melewati badan jalan dan memasuki kawasan pemukiman.
Beberapa rumah warga tampak dikelilingi material galodo, sementara akses jalan utama tertutup endapan lumpur dan batu, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh sementara.Warga setempat mengungkapkan, galodo datang secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Debit air dari perbukitan meningkat dengan cepat, membawa material kayu, tanah, dan batu dari hulu. Kondisi ini membuat warga panik dan bergegas menyelamatkan diri serta barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.
“Airnya tiba-tiba besar dan warnanya pekat. Kami langsung keluar rumah karena takut terjadi hal yang lebih parah,” ujar salah seorang warga Jorong Pasar Maninjau.
Wilayah Jorong Pasar Maninjau diketahui merupakan salah satu daerah rawan bencana galodo, terutama saat musim hujan. Pada akhir November 2025 lalu, kawasan ini juga sempat terdampak galodo dengan skala cukup besar yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan infrastruktur nagari.Hingga Minggu sore, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terjangan lumpur. Selain itu, fasilitas umum dan akses jalan nagari tertutup material galodo, sehingga menyulitkan mobilitas warga.Pemerintah nagari bersama pihak terkait dan relawan setempat mulai melakukan pemantauan kondisi di lapangan.
Upaya pembersihan material galodo direncanakan akan dilakukan setelah aliran air berangsur surut, dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih cukup tinggi di wilayah Agam dan sekitarnya. Warga yang bermukim di daerah rawan longsor dan galodo diminta segera mengungsi ke tempat aman apabila hujan deras kembali turun dalam durasi lama.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah mitigasi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana serupa, mengingat galodo yang berulang kali terjadi telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat Jorong Pasar Maninjau.

