LASKUM FH UMJ Gelar Talkshow Interaktif: Edukasi Hukum untuk Masyarakat Berkemajuan

​TANGERANG SELATAN – Lembaga Studi dan Konsultasi Hukum (LASKUM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyelenggarakan kegiatan Talkshow Interaktif bertema “Menuju Peradaban Berkeadilan: Membersamai Proses Advokasi dan Konsultasi Hukum untuk Masyarakat Berkemajuan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, Kamis 25 Desember 2025 bertempat di Aula Kelurahan Cipayung RW 08. Adapun narasumber yang dihadirkan adalah Nur Cahyo, S.H., M.H. dan Despha Dendi Irawan, S.Pd., M.Psi. Kons.

​Menjawab Keresahan Literasi Hukum​Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap rendahnya literasi hukum di tengah masyarakat. Banyak warga yang masih merasa asing dengan sistem hukum formal dan kesulitan mengakses bantuan hukum karena kendala biaya.

“Banyak masyarakat yang tidak memahami hak-hak dasar atau prosedur hukum, sehingga mereka cenderung pasrah saat menghadapi masalah nyata,” sebut Aqsath Aula Ma’ruf selaku ketua panitia.

Selain itu, maraknya misinformasi dan hoaks terkait hukum di media sosial turut menjadi alasan pentingnya edukasi ini dilakukan secara langsung.

Fokus pada Isu Aktual: Pinjol hingga KDRT​

Dalam talkshow ini, LASKUM FH UMJ memfokuskan pembahasan pada empat sub-materi krusial yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari:​

  • Pinjaman Online (Pinjol): Memberikan edukasi mengenai bahaya pinjol ilegal, penyalahgunaan data pribadi, dan cara menghadapi penagihan intimidatif.
  • Judi Online: Menelaah dampak judi online sebagai masalah sosial yang merusak stabilitas ekonomi keluarga.
  • Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT): Menekankan pentingnya pendampingan hukum bagi korban yang seringkali terhambat masalah ekonomi.
  • Fenomena Main Hakim Sendiri: Mendorong penyelesaian konflik melalui mekanisme hukum yang sah guna menghindari pelanggaran HAM baru.

Ruang Advokasi bagi Masyarakat

​Selain memberikan informasi, kegiatan ini juga bertujuan menyediakan ruang konsultasi bagi masyarakat yang sedang atau berpotensi mengalami ketidakadilan hukum. Sasaran utama acara ini adalah masyarakat awam yang membutuhkan pendampingan agar mereka mampu mengenali hak-haknya sejak dini.

Melalui inisiatif ini, LASKUM FH UMJ berharap dapat memperkuat kesadaran hukum kolektif demi membangun peradaban yang lebih adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *