Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Pipa HDPE untuk Pulihkan Akses Air Bersih di Nagari Salareh Aia

Amanatnews, Sumatera Barat — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar menyalurkan bantuan pipa HDPE kepada Pemerintah Kabupaten Agam sebagai langkah percepatan pemulihan layanan air bersih pascabencana galodo yang merusak jaringan Pamsimas di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala DPMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, kepada Bupati Agam, Benni Warlis. Penyerahan berlangsung di lingkungan Kantor Bupati Agam dengan dihadiri sejumlah pejabat terkait. Yozarwardi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera kembali terpenuhi setelah bencana.

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Kami berharap bantuan pipa HDPE ini dapat mempercepat pemulihan saluran Pamsimas sehingga masyarakat kembali mendapatkan akses layanan air secara normal,” ujar Yozarwardi.

Bupati Agam, Benni Warlis, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar. Ia menegaskan bahwa kerusakan saluran air akibat galodo berdampak signifikan pada aktivitas warga sehari-hari, termasuk fasilitas publik yang mengandalkan pasokan air bersih.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Kami akan mendorong proses pemasangan segera dilakukan agar aliran air dapat kembali berjalan dengan baik dan merata,” kata Benni.

Kerusakan saluran Pamsimas di Nagari Salareh Aia memang menjadi salah satu dampak terparah dari bencana galodo yang melanda beberapa titik di Kabupaten Agam. Warga terpaksa memanfaatkan sumber air darurat selama beberapa pekan terakhir, sementara tim nagari dan relawan terus berupaya melakukan perbaikan awal.

Dengan turunnya bantuan pipa HDPE baru, pemerintah nagari berharap proses normalisasi distribusi air bisa dipercepat. Pihak DPMD Sumbar juga memastikan akan memantau proses pemasangan serta melakukan koordinasi lanjutan untuk mengetahui kebutuhan tambahan yang mungkin diperlukan dalam tahap pemulihan berikutnya.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan nagari, diharapkan layanan air bersih di Salareh Aia dapat segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas tanpa hambatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *