Kinali, Amanatnews.com – Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M Nur – Fraksi PAN Sumbar dan Komisi IV, tegaskan pentingnya peran orang tua juga guru dalam antipasi kekerasan terhadap anak segala umur. Hal itu disampaikannya saat kegiatan anti kekerasan pada anak sekolah yang digelar acara di SMA N 2 Kinali hadir juga Kepala Sekolah Yulia Sari S.Pd M.Pd.E, hadir komite sekolah beserta tokoh masyarakat, Senin (29/9/2025).
Kegiatan bertajuk “Temu Ramah Sosialisasi Anti Kekerasan dan Perundungan (Bulliying) di SMAN 2 Kinali” ini diikuti puluhan siswa SMA serta para kepala sekolah, dan Tokoh Masyarakat Kinali.
Muzli M Nur yang menjadi penggagas kegiatan melalui pokok pikiran (Pokir) nya menekankan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun perundungan (bullying) hingga cyberbullying, “ucapnya
“Anak tidak boleh melawan kepada orang tua. Begitu pula orang tua dan guru harus senantiasa memantau tumbuh kembang anak. Salah satu langkah penting adalah mengurangi penggunaan HP secara berlebihan agar anak tidak terpapar hal-hal negatif dari dunia digital,” tegas Muzli M Nur.
Ia menambahkan, pencegahan kekerasan anak tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak. “Kita harus bersama-sama menghindari terjadinya kekerasan terhadap anak, demi masa depan generasi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 2 Kinali Yulia Sari S.Pd M.Pd.E, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian Muzli M Nur terhadap isu perlindungan anak. Menurutnya, kagiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendeteksi secara dini anak-anak yang rentan mengalami kekerasan sehingga bisa segera mendapatkan pendampingan dan perlindungan.
Kegiatan kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan aksi nyata perlindungan anak di Pasaman sekaligus mendukung terwujudnya Sumatera Barat yang tangguh menuju 2045, PAN Sumbar yang di Pimpin oleh Ketua Wilayah H. Arisal Aziz, berkomitmen selalu terdepan bantu rakyat. (Red)

