Amanatnews, Aceh Tamiang — Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan oleh Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sedang menjalani aktivitas di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada pagi hari, saat memulai persiapan lokasi kerja di halaman belakang Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tamiang, para praja menemukan seorang warga yang tergeletak dalam kondisi memprihatinkan di area berlumpur.Warga tersebut terlihat tidak berdaya dengan tubuh sebagian besar tertutup lumpur, diduga akibat kondisi lingkungan yang licin dan basah pasca hujan. Menyadari situasi darurat tersebut, para Praja IPDN tidak tinggal diam.
Mereka segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan awal sesuai kemampuan yang dimiliki.Koordinasi langsung dilakukan dengan tim medis IPDN yang berada di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat, proses evakuasi pun dilakukan secara hati-hati untuk memastikan keselamatan korban.
Praja bersama tim medis membersihkan sebagian lumpur yang menempel dan memastikan kondisi korban stabil sebelum dipindahkan.Setelah dilakukan penanganan awal, korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan cedera serius atau gangguan kesehatan akibat terlalu lama terpapar lumpur dan kondisi lingkungan yang tidak aman.Aksi cepat dan sigap para Praja IPDN ini mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai pihak. Selain menjalankan tugas akademik dan pengabdian, para praja juga menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa keberadaan Praja IPDN di daerah tidak hanya berfokus pada pembelajaran tata kelola pemerintahan, tetapi juga turut berkontribusi langsung dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara Praja IPDN, tim medis, dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap kondisi darurat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di area rawan licin dan berlumpur, khususnya setelah hujan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama serta peran aktif semua pihak dalam menjaga keselamatan lingkungan sekitar.

