Amanatnews – Danantara PT Dok Kapal Koja Bahari (DKB) bersama Muhammadiyah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 390 paket sembako dan uang saku kepada warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan yang disinergikan dengan gerakan kebencanaan Muhammadiyah.Penyaluran bantuan dilakukan di tiga wilayah terdampak, yakni Pasie Laweh Kabupaten Padang Pariaman, Batu Busuk Kecamatan Pauh Kota Padang, serta Lubuk Minturun Ikur Koto Kota Padang.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan harian lainnya, disertai uang saku untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pascabencana.Direktur Utama PT Dok Kapal Koja Bahari, Rudolf Bey Valentino, turun langsung ke lapangan bersama jajaran manajemen dan tim Danantara PT DKB.
Kehadiran pimpinan perusahaan ini menjadi bentuk nyata komitmen PT DKB dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.Kegiatan penyaluran bantuan ini berada di bawah koordinasi Pos Koordinator Wilayah (Poskorwil) Muhammadiyah Sumatera Barat, yang berperan sebagai pusat kendali operasional kebencanaan Muhammadiyah sesuai arahan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat.
Poskorwil dikomandoi oleh Hendri Novigator, dengan pendampingan Koordinator Media Poskorwil PWM Sumbar, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan terkoordinasi dan terdokumentasi dengan baik.Dalam operasional lapangan, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat menjadi ujung tombak pelaksanaan distribusi bantuan. Di bawah kepemimpinan Ketua MDMC Sumbar, Portito, para relawan Muhammadiyah mengoordinir penyaluran bantuan kepada warga dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan, ketertiban, dan keselamatan.
Sesuai arahan PWM Sumbar, penanganan kebencanaan Muhammadiyah dilaksanakan secara terpadu melalui tiga pilar utama, yaitu Poskorwil sebagai pusat kendali, MDMC sebagai pelaksana lapangan, dan Lazismu sebagai lembaga penghimpun serta pengelola dana. Seluruh donasi yang bersifat uang dikelola satu pintu melalui Lazismu di bawah pimpinan Zainal Aqil, sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.Masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian PT DKB dan Muhammadiyah.
Bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah proses pemulihan pascabencana.Kolaborasi antara dunia usaha dan Muhammadiyah ini diharapkan terus berlanjut, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi contoh sinergi positif dalam upaya kemanusiaan dan kebencanaan di Sumatera Barat.

