
Amanatnews – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, susu, serta bubur disalurkan oleh Bapak H. Alex Indra Lukman, S.Sos., M.A.P. bekerja sama dengan PT Tempo Scan Pasifik. Bantuan tersebut diserahkan kepada Tim Koordinasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) untuk kemudian disalurkan melalui RS Aisyiyah sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh dr. Eva selaku perwakilan RS Aisyiyah, setelah sebelumnya dilakukan koordinasi intensif dengan Direktur Utama RS Aisyiyah, dr. Susi Rahmawati. Proses serah terima berlangsung dengan lancar dan penuh rasa kebersamaan, serta turut didampingi oleh unsur PWM, Yosmeri Yusuf, yang memastikan bantuan tersalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai jenis obat-obatan esensial untuk penanganan kesehatan dasar, susu sebagai asupan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan, serta bubur siap konsumsi yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak yang membutuhkan makanan mudah cerna.
Seluruh bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban, khususnya dalam kondisi darurat pascabencana yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
Dalam keterangannya, pihak RS Aisyiyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur atas kepercayaan yang diberikan. RS Aisyiyah berkomitmen untuk menyalurkan bantuan tersebut secara amanah dan bertanggung jawab, sesuai dengan prinsip pelayanan kesehatan dan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi.
Kolaborasi antara tokoh masyarakat, dunia usaha, dan Persyarikatan Muhammadiyah ini menjadi contoh nyata sinergi dalam aksi kemanusiaan. Muhammadiyah melalui jejaring amal usahanya terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana, dengan memberikan pelayanan kesehatan, bantuan logistik, serta pendampingan bagi korban.
Diharapkan, bantuan ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan fisik para korban, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit. Kepedulian dan kebersamaan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus mempertegas nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

