Pasaman, mimbar-minangnews.com – Harapan yang lama dipendam warga kurang mampu di pelosok Kabupaten Pasaman mulai menemukan titik terang. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 7 unit rumah tidak layak huni di Nagari Air Manggis Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, disambut penuh haru oleh masyarakat.
Program yang disebut sebagai hasil perjuangan aspirasi Anggota DPR RI H. Arisal Azis itu menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan, menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan.
Suasana sosialisasi program berlangsung hangat dan emosional. Sejumlah warga mengaku tak kuasa menahan haru saat mengetahui rumah mereka yang selama ini bocor, lapuk, dan tidak layak huni akan segera mendapatkan bantuan perbaikan.
“Ini bukan sekadar bantuan rumah, ini harapan baru bagi keluarga kami. Selama ini kami hanya bisa bertahan dengan kondisi seadanya,” ungkap salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Program BSPS merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak melalui pola swadaya dengan pendampingan teknis. Warga penerima juga dilibatkan langsung dalam proses pembangunan, sehingga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Tokoh masyarakat setempat menilai kehadiran program tersebut menjadi angin segar di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat kecil.
“Program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat bawah. Rumah layak huni adalah kebutuhan dasar, dan perhatian seperti ini sangat berarti,” ujar seorang tokoh masyarakat.
Dukungan terhadap program ini juga memperlihatkan tingginya harapan masyarakat agar bantuan serupa dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di Pasaman, terutama daerah-daerah yang masih menghadapi persoalan rumah tidak layak huni.
Bagi warga Nagari Air Manggis Utara, program ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi simbol hadirnya perhatian negara bagi masyarakat kecil yang selama ini menunggu perubahan nyata. (*)

